-
Breaking
Pasang Kode Iklan Banner 728x90 di Sini
headline

Tangkal Hoax dengan Seni Pertunjukan

Tangkal Hoax dengan Seni Pertunjukan
Daftar Isi Artikel


    FORKOWAS.COM, KOTA BANDUNG --- Para senima Kota Bandung yang tergabung dalam Barak Teater menggelar diskusi dengan tajuk Jamuan Teh Sore dan dan bercerita bersama tentang Peran Seni Pertunjukan Dalam Membangun Karakter Bangsa. Acara digelar di Warung Kopdar 26 Jl. Lengkong Kecil N. 26 Kota Bandung.
    Doddy Eka Pratama yang merupakan senior dalam dunia seni pertunjukan bersama Wanggi Hoed seorang seniman pantomim Indonesia selaku pembicara menyampaikan pengalamannya dalam berkesenian yang mampu ikut serta membangun karakter bangsa.

    Pada sesi pertama dalam diskusi tersebut merujuk pada pembahasan karakter bangsa yang mampu menangkal berita bohong atau Hoax melalui seni pertunjukan, hal ini dirasa perlu disampaikan oleh para pegiat seni.

    “Dimulai dari diri kita sendiri selaku pelaku seni dengan cara selalu menulis, baik itu berupa berita ataupun naskah agar berita bohong yang bergerak dengan masif dapat dibedung, karena berita bohong memang dibentuk oleh kelompok yang tidak bertanggungjawab,” tutur Wanggi Hoed.

    Dikatakan dia, berita bohong yang menyebar di dunia maya atau media social membuat para pegiat seni harus ikut serta aktif di dalamnya (media sosial), tiada lain untuk dapat mengendalikannya bukan dikendalikan.

    “Hal ini yang nantinya akan menular kepada apresiator yang mengapresiasi pertunjukan kita, dan ini merupakan proses pendekatan yang efektif kepada masyarakat,” Doddy Eka menambahkan.

    Doddy menyebutkan apresiator akan melihat para seniman mampu menunjukkan peran aktifnya dalam mengadang berita bohong yang beredar, dari hal ini sudah dapat dipastikan bahwa seni pertunjukan mampu membangun karakter bangsa.
    ”Meskipun memang selama ini para pelaku seni berusaha membangun karakter tersebut melalui pertunjukan yang disuguhkan yang selalu memiiki pesan moral dan edukasi, namun dalam hal memberantas berita bohong, ya harus dilakukan juga dengan massif,” sambungnya.

    Kegiatan diskusi ini pun semakin hangat ketika peserta yang hadir melontarkan pengalamannya dan pertanyaan lebih jauh mengenai peran pemerintah dalam medukung kegiatan berkesenian. Hal ini dirasa perlu ditanyakan karena selama ini pemerintah sudah mengadakan program khusus untuk para insan kreatif namun untuk seni pertunjukan sendiri khususnya seni teaer dirasa belum merata dan bahkan belum terasa.

    “Programnya sudah bagus, tapi selalu ada oknum,” pungkas salah seorang peserta tersebut yang ternyata diketahui bernama Dado Tisna.

    Totalitas seniman dalam keikutsertaannya membangun karakter bangsa sejatinya harus selalu didukung dengan total pula oleh pemerintah. Dengan hal itu para seniman sepakat untuk selalu mengawal dan mengawasi setiap program pemerintah yang berkaitan dengan kesenian. Oleh karena itu seniman satu suara untuk tidak golput dalam helatan politik tahun ini. Hal ini dianggap pula sebagai cerminan bahwa pelaku seni memberikan tauladan bahwa tidak golput merupakan karakter bangsa yang harus dijaga demi terselenggaranya tatanan kehidupan berbangsa yang lebih berdaulat.

    Dalam sesi terakhir pembicara menutup kegiatan diskusi dengan singkat. “Intinya kita selaku para pelaku seni harus selalu hidup, bergembira dan tidak korupsi.” Ucap Wanggi Hoed dan Doddy Eka menambahkan “Hidup bahagia itu harus, dengan kesenian kebahagiaan itu akan bertambah.”

    Kegiatan diskusi ini ditutup dengan harapan kedepannya agar kegiatan serupa (diskusi) akan terus ada, tidak hanya diselenggarakan oleh Barak Teater saja, namun oleh kelompok kesenian manapun dengan tujuan para pelaku seni mampu memberikan kontribusi lebih untuk bangsa. (rls)
    politik

    Timsus 1901 Berharap Jokowi-Amin Menang Pada Pilpres

    Timsus 1901 Berharap Jokowi-Amin Menang Pada Pilpres
    Daftar Isi Artikel

      Para relawan dari pasangan Capres-Cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin terus kerja keras dalam upaya sosialisasi dan mengkampanyekan pasangan patahana tersebut.

      Kali ini dilaksanakan Tim Khusus (Timsus) 1901 terus berjuang menyuarakan pasangan pasangan no urut 01 yang diusung sejumlah partai politik tersebut.

      Tim Khusus Jokowi-Amin ini merasa yakin pasangan tersebut  menang di ajang Pemilihan Presiden pada pemilu 17 April 2019.

      Untuk menyukseskan pasangan Jokowi-Amin tersebut, Timsus mengajak 1.600 peserta berolahraga dan jalan sehat di Soreang, Kabupaten Bandung, Minggu (31/3/2019).

      Ketua Timsus 1901 Kabupaten Bandung Asep Wanda mengatakan demi menjemput kemenangan paslon 01 itu, dalam beberapa hari terakhir ini pihaknya bakal memasifkan gerakan sosialisasi kepada masyarakat.

      "Seperti dilaksanakan Timsus 1901 saat ini. Kami  menggelar jalan sehat bersama masyarakat. Kegiatan ini menjadi gebrakan para relawan paslon 01 pertama se Indonesia dari Jawa Barat, dengan melibatkan ribuan warga," kata Asep kepada wartawan di Soreang, Minggu siang.

      Menurut Asep, pola sosialisasi dengan cara berolahraga bersama ribuan warga ini belum pernah ada di kabupaten/ kota lain di luar Jawa Barat.

      Dirinya pun berharap ini jadi momen membantu kemenangan paslon 01 untuk menjadi presiden yang kedua kalinya guna meneruskan program sebelumnya.

      "Kami katakan dari Timsus 1901 sangat optimis Pak Jokowi dan Kiai Ma'ruf Amin ini menang di kontestasi Pilpres 17 April nanti melanjutkan kembali (roda pemerintahan) untuk periode yang kedua," harap Asep.

      Sebagai komando relawan Jokowi-Ma'ruf Amin di ibukota Soreang, lelaki yang akrab disapa Haji Aswan itu pun bakal menggenjot jajarannya untuk intensif bergerak hingga titik akhir jelang hari H pencoblosan mendatang.

      Ia pun mengajak kepada masyarakat untuk mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya.

      "Dari hasil pemetaan hingga 15 Januari kami yakin (Jokowi- Kiai Ma'ruf) khususnya di Kabupaten Bandung menang diangka 56 persen. Tapi angka ini bisa meningkat mengingat Timsus 1901 masih terus bergerak," pungkasnya. (KS)*
      lintaskota

      Muda berSATU Sukabumi Gelar Nobar Debat Capres

      Muda berSATU Sukabumi Gelar Nobar Debat Capres
      Daftar Isi Artikel


        PASUNDANNEWS.COM, SUKABUMI --- Muda berSATU Sukabumi mengadakan nobar debat capres bersama seluruh lapisan masyarakat di C'kopi Gaud Jl A.Yani nomor 39 kota Sukabumi.
        Ketua kordinator mudaberSATU Sukabumi Moch Davit menyebutkan kegiatan tersebut digagas bersama bertujuan untuk mengonsolidasikan seluruh lapisan masyarakat Sukabumi yang pro terhadap Jokowi untuk semakin solid dalam melakukan gerakan diakar rumput.
        “Pasalnya kemenangan yang perlu kita wujudkan ini perlu dilakukan secara maksimal guna pencerdasan politik bagi masyarakat terlaksana di Sukabumi,” kata Davit.
        Sementara itu, Avhes Didit selaku aktivis senior Sukabumi sekaligus pemilik kedai C'kopi Gaud memberikan apresiai terhadap kegiatan tersebut.
        "Sangat mengapresiasi apa yang di gagas oleh kelompok muda ini, dan semakin mempertegas dan memperjelas bahwa kesadaran pemuda Sukabumi sudah mulai terbangun untuk melek politik dan terlibat aktif dalam proses demokrasi di tahun 2019 ini. Untuk itu,saya memberikan dukungan penuh agar hal-hal positif seperti ini terus di gagas dan dilakukan untuk mempertajam keinginan pemuda dalam aktivitas politik yang mendidik," ujarnya.
        Dalam sesi nobar debat capres, antusiasme pengunjung dan komunitas yang diundang dalam acara sangat luar biasa besar. Selain itu banyaknya pengunjung menunjukkan sikap optimisme terhadap dukungan mereka terhadap Calon Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin yang semakin tinggi di Sukabumi.
        “Terlebih dalam sesi debat ini tema yang diangkat cukup menarik, dan dalam sesi debat tersebut terlihat penguasaan materi yang disampaikan Jokowi lebih realistis dan disampaikan secara sistematis dan hal tersebut menjadi harapan kita bersama sebagai bangsa yang besar, berdaulat, dan berkepribadian sesuai dengan Trisakti bung Karno,” ujarnya. (II)
        headline

        Pagelaran Wayang Golek Sarana Efektif untuk Kampanye

        Pagelaran Wayang Golek Sarana Efektif untuk Kampanye
        Daftar Isi Artikel

          FORKOWAS.COM, BANDUNG -
          Pagelaran wayang golek masih diminati ribuan warga Kabupaten Bandung Jawa Barat.

          Bahkan, seni budaya tradisional wayang golek ini menjadi sarana yang efektif untuk menyatukan masyarakat.

          Wayang golek pun menjadi sarana untuk kampanye yang efektif sambil menghibur masyarakat dalam upaya meningkatkan indeks kebahagiaan warga.

          Untuk itu, seni budaya wayang golek Giriharja 3 dengan Dalang Dadan Sunandar Sunarya turut dihadirkan di tengah-tengah ribuan massa dalam rangka kegiatan mengkampanyekan Calon Presiden dan Wakil Presiden Ir. Joko Widodo-Prof. Dr. KH Ma'ruf Amin dan mengkampanyekan caleg dari Partai Golkar di lapangan Rancamanyar Baleendah Kabupaten Bandung, Sabtu (30/3/2019) malam sampai Minggu (31/3/2019) pagi.

          Pagelaran wayang golek bisa menjadi wahana pendidikan dan wisata politik yang menghibur.

          Tak tanggung-tanggung pagelaran wayang golek itu merupakan diinisiasi oleh dua figur caleg Golkar, yakni Fazwan Kusumadinata S.E., no urut 8 Dapil Jabar 2  untuk DPR RI, dan H.  Dadang Supriatna S.Ip., M.Si., caleg Golkar no urut 4 Dapil Kabupaten Bandung untuk DPRD Jabar.

          Kedua figur tokoh muda ini menampilkan wayang golek  untuk mensosialisasikan pelaksanaan pemilu serentak yang  akan digelar 17 April 2019 mendatang.

          Direktur Bandung Political Institute (BPI) Deden Suwandi mengatakan,  pemilu serentak nasional tersebut akan memilih presiden/wakil presiden Republik Indonesia dan memilih wakil rakyat yang akan duduk di kursi DPR RI, DPRD Provinsi, Kabupaten/kota juga memilih calon senator Dewan Perwakilan Daerah.

          "Model kampanye melalui pendekatan budaya (cultural approach) merupakan bagian yang sangat penting  mensodialisasikan pemilu serentak yang dengan sentuhan budaya. Dengan harapan pemilu serentak berjalan dengan aman, tertib, damai, dan harmonis,” harap Deden Suwandi  saat dimintai pendapatnya atas acara pagelaran wayang golek tersebut, Minggu pagi.

          Menurut Kang Deden, sapaan akrabnya, melalui    pagelaran wayang ini, masyarakat yang hadir dapat informasi yang utuh tentang keunggulan Paslon 01 (Jokowi - Ma'ruf Amin) dan informasi tentang kapabilitas,  kapasitas, integritas para caleg dari Partai Golkar.

          Lewat narasi "sang dalang" keberhasilan,  capaian paslon 01 Jokowi-Maruf Amin berikut para caleg yang disosialisasikan dapat diperkenalkan secara utuh dalam sebuah event yang  baik ini.

          Dalam event ini pula bisa menjadi sarana efektif mengajak kepada warga yang hadir selain untuk mencoblos pasangan Jokowi-Amin juga warga diajak untuk nyoblos untuk caleg Fazwan dan Dadang Supriatna pada 17 April mendatang.

          Dalam acara ini mengajak masyarakat untuk tidak golput.

          "Model kampanye ini patut diapresiasi ditengah eskalasi politik yang makin memanas, masyarakat disajikan dengan model kampanye yang menghadirkan kegembiraan. Beda pilihan adalah keniscayaan.  Namun perbedaan pilihan jangan sampai menimbulkan desintegrasi. Melalui budaya dan seni merekatkan persaudaraan. Mari kita rekatkan persaudaraan kita," papar Deden.

          Deden menuturkan, untuk menyukseskan pemilu serentak, menjadikan pilpres dan pileg sebagai wahana pendidikan dan wisata politik.

          Pagelaran Wayang Golek akan menjadi cara jitu untuk mensosialisasikannya.

          “Pilpres dan pileg harus menjadi pendidikan dan wisata politik. Salah satu bentuknya, yaitu sosialisasi melalui wayang golek,” ucap Deden

          Menurutnya, wayang golek biasanya mengajarkan nilai-nilai Kesundaan.

          Hal ini juga terkait dengan kepemimpinan. Sosialisasi pemilu serentak akan jauh lebih efektif jika dilakukan melalui pendekatan seni dan budaya.

          “Saya yakin sosialisasi melalui pendekatan budaya ini jauh akan lebih efektif dibandingkan melalui cara-cara yang lain,” pungkasnya. (KS)*
          olahraga

          Daftar Ikut Jalan Santai Satapok, Gunakan Dua Pohon

          Daftar Ikut Jalan Santai Satapok, Gunakan Dua Pohon
          Daftar Isi Artikel

            FORKOWAS.COM, BANDUNG- Gerakan penghijauan di sejumlah kawasan lahan kritis di Kecamatan Cilengkrang Kabupaten Bandung terus digalakan, Minggu (31/3/2019).

            Masyarakat Kecamatan Cilengkrang pun sauyunan atau sabilulungan melaksanakan  tanam pohon kesayangan (satapok) di lima titik kawasan Kecamatan Cilengkrang, yang selama ini dinilai kritis.

            "Bahkan kami berinisiatif mengajak ratusan masyarakat melaksanakan penanaman pohon melalui gerak jalan santai satapok di Kecamatan Cilengkrang pada Sabtu (30/3/2019). Gerak jalan santai itu diikuti sekitar 500 warga menelusuri sejumlah kawasan di Kecamatan Cilengkrang sejauh 8 km," kata Camat Cilengkrang Edi Kusnadi, S.Ip., M.Si., di Cilengkrang, Minggu (31/3/2019) siang.

            Namun ada yang berbeda dan unik dalam kegiatan jalan santai satapok ini. Setiap peserta diwajibkan mendaftarkan jalan santai satapok dengan membawa dua pohon keras atau pohon produktif.

            "Itu wajib dilakukan oleh para peserta jalan santai satapok. Kalau mereka tak membawa bibit pohon, ditukar atau diganti uang Rp 5.000/orang. Uang tersebut digunakan untuk pengadaan bibit pohon guna penghijauan di lahan kritis," kata Edi.

            Menurut Edi, kegiatan jalan santai satapok dengan pendaftaran menggunakan bibit pohon itu menarik minat dan antusias ratusan warga sekitar.

            Saat melaksanakan jalan santai satapok, kata Edi, masing-masing peserta membawa bibit pohon untuk langsung ditanamkan di lahan kritis.

            "Sebelum melaksanakan jalan santai satapok, kita melaksanakan survei dulu. Jadi antara empat sampai lima titik yang dijadikan pos penanaman pohon yang dilakukan para peserta jalan santai satapok. Setiap pos penanaman jalan santai itu merupakan lahan kritis," jelas Edi.

            Menurut Edi, penanaman pohon di lima pos yang menjadi jalur jalan santai satapok itu, selain di kawasan tanah carik desa, juga di tanah milik warga sekitar.

            "Di tanah carik desa, ditanami pohon keras. Sedangkan di tanah milik warga, banyak ditanami pohon produktif, di antaranya jenis alpuket, nangka dan tanaman produktif lainnya. Apa yang kita tanam itu dapat menghijaukan lahan kritis, selain itu tanaman yang kita tanam dapat mensejahterakan pemilik tanah disaat tanaman itu menghasilkan buah-buahan," katanya.

            Ia mengatakan, gerakan jalan santai satapok itu dalam rangka menyambut Hari Jadi Kabupaten Bandung ke-378 dan Hari Jadi Kecamatan Cilengkrang ke-30.

            "Cilengkrang itu mulai devinitif pada 1 April 1989, sampai 1 April usia Kecamatan Cilengkrang sudah mencapai 30 tahun setelah pengembangan dari Ujungberung waktu itu. Usia Cilengkrang itu sama dengan Cileunyi. Namun Cileunyi pemekaran dari Cibiru," katanya.

            Edi mengatakan, gerakan penghijauan melalui jalan santai satapok ini memberikan warna tersendiri. Soalnya, jalan santai dengan pendaftaran menggunakan pohon jarang dilakukan di tempat lain.

            "Ini mulai diinisiasi di Kecamatan Cilengkrang," katanya.

            Namun untuk menambah daya tarik para peserta jalan santai satapok, katanya, pihak penyelenggara menyiapkan hadiah berupa televisi, kulkas, sepeda gunung dan hadiah lainnya.

            "Gerakan penanaman pohon melalui jalan santai satapok ini merupakan tindaklanjut dari gerakan penanaman pohon keras bersama Bupati Bandung H. Dadang M. Naser bersama Rimbawan di Cilengkrang beberapa pekan lalu," katanya.

            Dikatakannya, gerakan penanaman pohon itu merupakan intruksi bupati Bandung untuk terus menerus dan berkelanjutan menanam pohon pada lahan kritis untuk mencegah banjir dan longsor.
            Bahkan, dalam gerakan penanaman pohon tersebut dihadiri langsung Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung Asep Kusumah.

            "Pak Kadis DLH turut menyambut para peserta jalan santai satapok di titik finis di kawasan Rumah Oma Opa, setelah titik star di Kantor Kecamatan Cilengkrang," katanya. (KS)*
            lintas kota

            Jalan Sehat, Kampanye Capres 01 Jokowi-Ma'ruf

            Jalan Sehat, Kampanye Capres 01 Jokowi-Ma'ruf
            Daftar Isi Artikel

              FORKOWAS.COM, SUMEDANG - Kampanye terbatas relawan (Timsus) 1901 Capres dan Cawapres Joko Widodo-KH. Ma'ruf Amin, digelar dalam bentuk gerak jalan sehat serentak di 27 Kab/ Kota se-Jawa Barat, Minggu (31/3/2019).

              Kegiatan tersebut, digelar juga di Sumedang, bertempat di Alun-alun Sumedang Jl. Prabu Geusan Ulun, Kec. Sumedang Selatan.

              "Hadir, Ketua Tim Khusus 1901/ Tim Pemenangan Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden No. Urut 01 (Joko Widodo-Ma'ruf Amin) Prov. Jabar Dr. Yayat Hidayat, S.Sos, M.Si, Tim Kampanye Kab. Sumedang H. Doni Ahmad Munir, ST, MM, Ketua Timsus 1901/Tim Pemenangan Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden No. Urut 01 (Joko Widodo - Ma'rup Amin) Kab. Sumedang, Hersa Santosa, SH, MM," kata Kapolres Sumedang, AKBP Hartoyo.

              Ikut hadir, Ketua Penyelenggara Kegiatan), Caleg DPR RI dari PKB Dra. Hj. Lilis santika, Caleg DPRD Prov. Jabar, Ineu Purwadewi Sundari, S.Sos, MM, Perwakilan Pengurus Timsus 1901/Tim Pemenangan Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden No. Urut 01 (Joko Widodo-Ma'ruf Amin) Prov. Jabar, Perwakilan Caleg Kab. Sumedang dari Partai Pengusung Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden No. Urut 01, Para Ketua/ pengurus Partai Politik Pengusung Pasangan Calon Presiden/Wakil Presiden No. Urut 01 (Joko Widodo - Ma'ruf Amin).

              "Terpantau hadir pula, Para Pengurus Timsus 1901 / Tim Pemenangan Pasangan Calon Presiden / Wakil Presiden No. Urut 01 (Joko Widodo - Ma'rup Amin) Kab. Sumedang,  Para simpatisan serta warga masyarakat yang berjumlah sekira 1000 orang," ujarnya.

              Tim Kampanye Kab. Sumedang, terlihat melepas peserta Jalan Sehat. (DD)*

              poleksosbud

              Timsus 1901 Sumedang : Suara Jokowi-Ma'ruf Capai 60 %

              Timsus 1901 Sumedang : Suara Jokowi-Ma'ruf Capai 60 %
              Daftar Isi Artikel


                FORKOWAS.COM, SUMEDANG- Ketua Timsus 1901 Jokowi-Ma'ruf Kabupaten Sumedang, Hersa Santosa, mengklaim bahwa saat ini capaian suara di Sumedang untuk Capres 01, sudah mendekati 60 persen.

                Sebab menurut hasil riset terakhir yang dilakukan oleh Timsus 1901, kecenderungan masyarakat Sumedang untuk memilih kembali Jokowi sebagai Presiden RI, ternyata masih sangat tinggi.

                "Sebagai buktinya, coba saja lihat kegiatan gerak jalan santai ini. Meski tidak disertai hadiah, namun antusias warga untuk mengikuti kegiatan ini sangat bagus," kata Hersa, di sela-sela kegiatan gerak jalan santai sosialisasi pemenangan Jokowi-Ma'ruf, di Alun-alun Sumedang, Minggu (31/3/2019) pagi.

                Untuk itu, sebagai bagian dari tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf, dia tentu sangat optimis kalau pada tanggal 17 April 2019 mendatang suara masyarakat Sumedang untuk Capres 01, pasti bisa tembus hingga 65 persen seperti yang ditargetkan Timsus 1901 Sumedang. (Taufik Rochman)*

                Sumber : Kabar Priangan Online
                headline

                IPDN Jalin Kerjasama dengan BRI

                IPDN Jalin Kerjasama dengan BRI
                Daftar Isi Artikel


                  FORKOWAS.COM, JATINANGOR - Demi meningkatkan pelayanan perbankan smart campus, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menggelar IPDN Go To Smart Campus 2019
                  Jatinangor. 

                  Rektor IPDN Prof. Dr. Murtir Jeddawi, S.H., S.Sos., M.Si menyampaikan keberlanjutan IPDN go to Smart Campus kini bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) dalam mewujudkan layanan perbankan smart campus.

                  Kegiatan diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan BRI pada tanggal 13 Maret 2019. MoU ini kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara IPDN dengan BRI. 

                  "Smart campus sendiri yakni sistem pengelolaan manajemen sekolah yang meliputi akademik, administrasi dan informasi dalam satu platform aplikasi yang selalu terkoneksi dalam paperless dengan dukungan perangkat dan solusi teknologi informatika yang meliputi dukungan fungsi administrasi perkantoran dan pelaporan," katanya. 

                  Rektor menambahkan kerja sama penyediaan dukungan layanan perbankan smart campus di Kampus IPDN dalam penyediaan platform sekolah berbasis website yang mengintegrasikan sekolah, orang tua dan siswa secara realtime dan online dengan fitur dan spesifikasinya. 

                  "Misalnya, layanan informasi kegiatan kampus, jadwal kuliah, informasi ujian, pengelolaan administrasi, dashboard absensi praja dan lain sebagainya”, ujar Rektor IPDN. 

                  Sebagai perguruan tinggi kedinasan, lanjut rektor, IPDN mengikuti perkembangan revolusi peradaban 5.0 (society 5.0) yakni suatu konsep masyarakat yang berpusat pada manusia (human-centered) dan berbasis teknologi (technology based), IPDN mengimplementasikannya melalui program smart campus. 

                  "Konsep smart campus sendiri, merupakan konsep sebuah kampus yang menerapkan dan memadukan sistem pembelajaran dengan penggunaan Teknologi Informasi. Jadi, smart campus itu intinya adalah untuk mempermudah dalam kegiatan proses belajar-mengajar dengan memanfaatkan Teknologi Informasi," katanya. 

                  Penerapan Teknologi Informasi dengan menggunakan sistem smart campus ini, tidak hanya mempermudah dalam proses pembelajaran, tapi juga dalam proses untuk kepentingan urusan manajemen kampus, perpustakaan dan lain sebagainya. (imn/rls) 
                  headline

                  Abuya Ajak Masyarakat Jauhi Hoax

                  Abuya Ajak Masyarakat  Jauhi Hoax
                  Daftar Isi Artikel


                    FORKOWAS.COM, MTB - Pimpinan Pondok Pesantren As Syifa Walmahmudiyyah Sumedang, KH M.  Muhyiddin Abdul Qadir Al Manafi MA mengajak seluruh lapisan masyarakat  Sumedang  untuk menciptakan Pemilu Damai, Aman, dan Kondusif. 

                    Pernyataan itu dikatakan Abuya dalam acara silaturrahmi sekaligus doa bersama kebangsaan  Majlis Taklim Bersatu (MTB) Ke  - 72 di Masjid Agung Sumedang, Kqmis (28/3) malam.

                    Menurutnya,  tahun politik memang rawan terjadi konflik. Apalagi dengan maraknya berita hoax dan fitnah yang bisa membuat situasi semakin tidak kondusif. 

                    "Buya mengimbau, masyarakat untuk tidak percaya hoax dan menolak keras fitnah maupun berita atau gambar gambar yang sifatnya provokatif," katnya.

                    Dalam agama,  hoax,  fitnah, menyebar kebencian sangat dilarang keras,  karena fitnah lebih kejam daripada membunuh. 

                    "Oleh karena itu,  perlu ditekankan masyarakat untuk bijak. Bijak dalam menyampaikan pendapat dan bijak dalam berbicara maupun menggunakan medsos," katanya. 

                    Hoax atau bohong, lanjut Abuya, merupakan termasuk dosa besar, berbuat sesuatu dengan kebohongan itu dosa besar. Bahkan fitnah atau menebar kebencian tidak dibenarkan agama manapun. 

                    "Jangan kan mengadu dombakan manusia dengan manusia, mengadukan binatang pun dalam islam tidak boleh. Makanya Islam itu rahmatan lil alamin, islam itu aman, damai, dan mencintai seluruh mahluk Allah," katanya. 

                    Sementara itu, terkait keamanan situasi Kamtibmas, Abuya merasa belum sempurna. Sebab masih banyak gontok gontokan dan perang medsos antara pendukung A dengan pendukung B. Semua itu, lanjut Abuya, karena penggunaan medsos tidak bijak. Masyarakat kita masih percaya dengan isu atau hoax yang selanjutnya disebar lagi. 



                    "Maka dari itu Abuya K H. M.Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi, MA menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang khususnya dan warga Indonesia umumnya. Mari kita bersinergi bersama Aparat Pemerintahan, TNI dan Polri guna menangkal Isu hoax dan Isu SARA dalam rangka mewujudkan penyelenggaraan Pemilu 2019 yang aman dan damai," tandasnya. (nur) 
                    headline

                    Cinta Segitiga Berujung Petaka

                    Daftar Isi Artikel
                      FORKORWAS.COM, MAPOLRES - Akibat terlibat Cinta segitiga, Jufri, 44 warga Lhoksemawe Provinsi Aceh yang tinggal di Rawamangun Jakarta Timur, meregang nyawa di RSU Sumedang, setelah sebelumnya dianiaya selingkuhan kekasih gelapnya, dengan cara dikeroyok.

                      Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo menyebutkan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar seminggu yang lalu, atau hari Senin Tanggal 18 Maret 2018. "Korban ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di pinggir jalan daerah Kecamatan Tanjungmedar," katanya kepada Sumeks, Senin (25/3).

                      Lalu pihaknya membawa korban ke RSUD Sumedang. Namun setelah dilakukan observasi secara intensif selama tiga hari, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

                      "Dari hasil pemeriksaan pada tubuh korban, terdapat luka yang diduga bekas penganiayaan. Kami langsung memburu tersangka," kata Hartoyo.

                      Dari hasil pengemabangan, pihaknya berhasil meringkus empat orang tersangka ditambah seorang tersangka lainnya yang masih dalam pengejaran.

                      Awalnya korban menjalin asmara dengan DN alias Dian, yang diketahui sudah bersuami. Selain dengan korban, Dian juga menjalin hubungan gelap dengan SM alias Gufron. Dan hal itu diketahui nya dari media sosial.

                      Sebagai seorang kekasih, korban tak rela jika ada laki - laki lain di hati wanita pujaannya itu.

                      "Akhirnya terjadi percekcokan antara korban dengan Gufron di ujung telepon," katanya.

                      Akibat percekcokan itulah, Gufron dendam, hingga mengajak tiga rekannya, yakni  Joni, Andri dan Marbun (DPO), untuk mengeroyok korban.

                      "Dengan cara dipancing oleh Dian, maka bertemulah antara korban dengan para tersangka dikawasan Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur, hingga terjadi penganiayaan," katanya.

                      Setelah tak berdaya, korban dibawa ke Sumedang dengan menggunakan Mobil Terios Berwarna hitam,  Nomor Polisi D 1173 WW.

                      "Selama dalam perjalanan pun, korban kembali mendapatkan tindakan kekerasan," ucapnya.

                      Sesampainya di Tanjung Medar, korban digeletakan begitu saja di pinggir jalan, setelah  tiga buah handphon serta dompet milik korban dibawa tersangka, dengan maksud untuk menghilangkan jejak kejahatannya.

                      "Kita kenakan pasal 365 ayat 4 KUH Pidana dengan ancaman 20 tahun penjara," kata Hartoyo.

                      Atau pasal 338 KUH Pidana, dengan ancamah hukuman 15 tahun penjara, atau pasal 170 ayat 2 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman 12  tahun penjara, atau pasal 351 ayat 3 KUH Pidana, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (nur/sumedang ekspres)
                      regional

                      Jahe Merah Bisa Dongkrak Ekonomi Petani Darmaraja

                      Jahe Merah Bisa Dongkrak Ekonomi Petani Darmaraja
                      Daftar Isi Artikel


                        FORKOWAS.COM, DARMARAJA -Budidaya tanaman jahe merah cukup berpotensi dongkrak perekonomian. Jahe merah, biasanya dijadikan bahan pokok beragam obat herbal. Tak heran jika jahe merah menjadi buruan para tengkulak.

                        Pihak Upt Pertanian dan ketahanan pangan Kecamatan Darmaraja, saat ini tengah berupaya mengajukan permohonan benih jahe merah tersebut. Hal itu menurutnya sangat berpotensi bisa mendongkrak ekonomi para petani, khususnya yang tergabung dalam kelompok tani yang ada di Kecamatan Darmaraja.


                        "Saya akui bahwa jahe merah akan punya nilai jual yang tinggi, dan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat petani,"kata Kepala Upt Pertanian dan Ketahan pangan Kecamatan Darmaraja, Cecep Saepudin


                        Pada dasarnya, jahe merah masih termasuk sulit didapatkan, tak heran jika harganya juga masih sangat tinggi, seperti saat ini harga jahe merah per kilogramnya itu mencapai 80rb. Nilai itu untuk para petani di Kecamatan Darmaraja cukup menggiurkan.


                        "Informasinya, saat ini saja harga jahe merah itu mencapai 80rb/kg nya,"kata dia


                        Pihaknya mengajukan permohonan untuk pengadaan benih jahe merah, sebab kurtur tanah di Darmaraja akan sangat cocok untuk penanaman jahe merah.


                        "Kita optimis di tahun 2020 kita bisa tanam jahe merah,"katanya 
                          
                        Terpisah, salah satu petani di Kecamatan Darmaraja, Sujana menyebutkan, untuk jahe merah memang jadi idaman para petani, namun warga terkendala oleh modal untuk pengadaan benihnya.



                        Selain itu, harus ada dukungan dari pihak terkait agar warga diberikan izin memanfaatkan tanah kebun yang sudah dibebaskan oleh proyek Waduk Jatigede. Sebab ada beberapa titik di wilayah Darmaraja, tanah yang sudah dibebaskan tapi tidak tergenang dan kecil kemungkinan untuk tergenang.


                        "Daripada mubajir, lebih baik tanah yang tidak tergenang itu dimanfaatkan untuk ditanami jahe atau palawija lainnya,"kata dia (eri/sumedang ekspres)
                        headline

                        LKNU Sumedang Gelar Sosialisasi Kesehatan

                        LKNU Sumedang Gelar Sosialisasi Kesehatan
                        Daftar Isi Artikel


                          FORKOWAS.COM, KOTA - Dalam rangka memperingati Hari Tuberculosis (TBC) sedunia, Lembaga Kesehatan (LK) Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Sumedang menyelenggarakan sosialisasi kesehatan di Pondok Pesantren Al-Hikamussalafiyyah Tanjungkerta, Kamis (28/3).

                          Kegiatan sosialisasi ini juga dilakukan untuk mengenalkan ke generasi muda bahwa TBC merupakan penyakit berbahaya di dunia. Seperti disampaikan Ketua LKNU Kabupaten Sumedang Hediyana.
                          Menurutnya, kegiatan sosialisasi ini merupakan kerjasama LKNU dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang. 

                          "Kegiatan dihadiri oleh santri-santriah Ponpes Al-Hikamussalafiyyah," ujar Hediyana.

                          Sementara itu, Ketua PCNU Sumedang H Sa'dulloh yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan perlu diketahui oleh seluruh kalangan termasuk santri, penyakit TBC merupakan penyakit yang menduduki peringkat kedua didunia dalam kategori penyakit paling berbahaya.

                          "Meskipun dalam Al-Qur'an Allah mengatakan bahwasanya segala penyakit ada obatnya, namun juga diperlukan sebuah ikhtiar untuk kita mencegahnya sebelum itu menjadi masalah yang besar," ujar Sa'dulloh.

                          Dikatakan, melalui kegiatan ini semua diharapkan sedapat lebih waspada dan lebih sigap dalam mencegah penyakit TBC. "Dan, umumnya segala wabah penyakit bagi diri kita," pungkas Sa'dulloh. (atp/sumedang ekspres)
                          headline

                          AHY Ajak Masyarakat Sumedang Berpikir Cerdas

                          AHY Ajak Masyarakat Sumedang Berpikir Cerdas
                          Daftar Isi Artikel


                            FORKOWAS.COM, KOTA -  Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Hatimurti Yudhoyono (AHY) mengajak masyarakat Sumedang, Jawa Barat dan Nasional untuk memenangkan  kembali Partai Demokrat, pada perhelatan Pemilihan Legislatif 17 April nanti.

                            Karena partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu, masih tetap konsisten dan semangat dalam membawa Bangsa Indonesia,  ke arah yang lebih baik lagi.

                            "Partai Demokrat, partai  nasional dan religius yang selalu mengedepankan nasib masa depan rakyat, terutama masyarakat yang masih sangat sulit dalam hidupnya," kata AHY di dalam acara Tour Demokrat Untuk Rakyat di Ball Room Plaza Asia Sumedang, Jumat (29/3).

                            Kata dia, dari hasil kunjungannya ke beberapa daerah di pelosok tanah air, Putra SBY itu mendengar langsung jeritan masyarakat, akibat kebijakan ekonomi yang dinilai tidak berpihak ke masyarakat kecil.

                            "Mereka bercerita banyak hal, berkeluh kesah dan curhat, karena banyak permasalahan," ujarnya.

                            Terutama dengan masalah ekonomi akibat menurunnya daya beli.  Menurut dia, masyarakat susah sekali untuk berbelanja di pasar, lantaran harga sejumlah bahan pokok mahal.

                            "Sementara penghasilan sangat kecil, sehingga tidak seimbang antara pendapatan dengan pengeluaran," tuturnya.

                            Keadaan itu, kata dia, bukan hanya terjadi di Sumedang saja, melainkan merata di seluruh pelosok nusantara.

                            "Secara umum, masyarakat menghdapi persoalan serupa," katanya.

                            Partai Demokrat, lanjut AHY, merasa tertantang untuk melakukan sebuah perubahan.  "Partai Demokrat adalah partai yang berpihak kepada rakyat," katanya.

                            Selama  10 pada masa kepemimpinan SBY, mulai dari Tahun 2004 hingga 20014, banyak program dijalankan yang tentunya berpihak kepada rakyat.

                            Diantaranya Bantuan Langsung Tunai (BLT), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Program Bidik Misi dan lain sebginya.

                            "Kalau bapak ibu masih perlu dengan semua itu, maka jangan ragu dan salh pilih, tunjuk dan coblos Partai Demokrat," ungkapnya.

                            Di tempat sama, Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan menyebut 14 program program prioritas Partai Demokrat sejalan dengan Program Sumedng Simpati.

                            "Diantaranya memperbanyak membuka lpangan kerja bagi kum milenial, dengan program yang dijukuki Garuda," katanya.

                            Dengan program tersebut, Erwan berharap, semua pemuda di Sumedang memiliki skil (keterampilan) dalam mengolah perusahaan, sesuai dengan ilmu yang telah diampunya dari para ahli. (nur/sumedang ekspres)
                            headline

                            Zaki, Kian Diminati Generasi Millenial Subang

                            Zaki, Kian Diminati Generasi Millenial Subang
                            Daftar Isi Artikel



                              FORKOWAS.COM, SUBANG- Harapan Anak Muda Subang untuk memiliki representasi Anggota DPR RI di Senayan dari kalangan muda kian dekat. Dr. Muhammad Reza Syariffudin Zaki, S.H.,MA atau yang akrab disapa Aa Zaki ini merupakan Caleg DPR RI dari Partai Nasdem Nomor Urut 4 yang masih berusia di bawah 30 tahun dan memiliki sederet gelar hingga pengalaman baik nasional maupun internasional.
                              Tingginya pendidikan Zaki tidak lantas membuat dirinya sulit berinteraksi di masyarakat. Ia turut aktif dalam pemberdayaan masyarakat kala usianya masih 22 tahun.
                              Ia juga merupakan Ketua Partai Nasdem saat usianya baru beranjak 28 Tahun. Modal kepemimpinan yang dimiliki oleh Zaki tentu saja dibutuhkan untuk bisa merepresentasikan kebutuhan di DPR RI. Pasalnya, DPR RI periode 2014-2019 merupakan parlemen Terburuk sejak Reformasi menurut Formappi.
                              Pada tahun 2018, Zaki menginisiasi untuk memuluskan gagasan Subang Creative Center sebagai wadah generasi millennial di Subang. Melalui jejaring Indonesia Creative Cities Network (ICCN), Zaki bersama rekan-rekan mendorong realisasi Subang Creative Center kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Alhasil Subang Creative Center kali ini tidak lagi hanya angan, namun proses pembuatan fisik telah dilakukan.
                              Zaki berharap, bahwa Subang Creative Center dapat menjadi ruang hidup ekonomi anak muda Subang yang tidak lagi bergantung mencari pekerjaan dengan bermigrasi ke luar Subang, namun mereka mampu menciptakan ekosistem ekonomi kreatif di Subang itu sendiri.
                              Anak muda Subang diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan memanfaatkan fasilitas Subang Creative Center tersebut.
                              Zaki juga yakin dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) RI yang selama ini memiliki perhatian besar terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia, akan secara cepat membantu terwujudnya manusia kreatif di desa-desa. Subang akan dipacu memiliki komoditan dan produk unggulan yang dapat membantu city branding Subang memasuki era Revolusi Industri 4.0. (ist)


                              lintas kota

                              H. Cucun Ahmad Syamsurijal, Ajak Masyarakat Jadi Subjek Ekonomi Syariah

                              H. Cucun Ahmad Syamsurijal, Ajak Masyarakat Jadi Subjek Ekonomi Syariah
                              Daftar Isi Artikel

                                FORKOWAS.COM, BANDUNG - 
                                Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa H. Cucun Ahmad Syamsurijal mengajak seluruh pimpinan pondok pesantren dan warga Kabupaten Bandung untuk mulai menggunakan ekonomi syariah.

                                "Perkembangan ekonomi syariah mulai diminati. Selama ini, para investor melirik dunia ekonomi syariah," kata Cucun, di Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu (30/3/2019) malam.

                                Hal itu ia sampaikan saat  sosialisasi ekonomi syariah bersama Bank Indonesia di Aula Eagle Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung yang dihadiri oleh imam masjid para pengolah zakat, Sabtu.

                                Anggota legislatif asal Kabupaten Bandung ini menilai praktik syariah kini mulai meluaskan jangkauan. Ia pun menyarankan kepada peserta yang hadir untuk menjadi subjek pelaku ekonomi syariah.

                                "Mari semua kita jangan menjadi objek, mulailah menjadi pelaku ekonomi syariah," harap Cucun.

                                Dalam sambutannya, Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR RI ini menilai bahwa masyarakat harus bisa mulai bergerak dari sistem ekonomi konvensional ke syariah.

                                "Dalam ekonomi syariah ada sistem musyarokah maupun mudorobbah. Itu betul-betul dipakai untuk kita semua," ujarnya.

                                Di tempat yang sama Cecep Mashanul Hakim perwakilan Bank Indonesia menerangkan fungsi ekonomi syariah.

                                Ia menyebutkan bahwa program ekonomi syariah tidak hanya berfokus kepada Bank Syariah tetapi pemberdayaan.

                                "Program ekonomi syariah yaitu pemberdayaan, pendalaman riset, assessment dan edukasi," ujarnya.

                                Cecep menilai bahwa semua potensi ekonomi bisa berkelindan atau bersamaan dengan ekonomi syariah. Terlebih penting, ujarnya, esensinya pesantren leading menjadi pengembang ekonomi syariah. (KS)*
                                headline

                                Sarasehan Pemetaan Potensi Keragaman dan Kekayaan Budaya Pasundan

                                Sarasehan Pemetaan Potensi Keragaman dan Kekayaan Budaya Pasundan
                                Daftar Isi Artikel


                                  FORKOWAS.COM, BANDUNG - Majelis Adat Sumedang Larang (Kabupaten Sumedang) dan Majelis Adat Gagang Cikundul (Kabupaten Cianjur), pegiat Gerakan Srikandi Pasundan Ngahiji dan Yayasan Caqtur Pilar Nusantara mengadakan sarasehan dengan tema pemetaan potensi keragaman dan kekayaan budaya pasundan dalam menjaga Persatuan dan kesatuan bangsa.

                                  Sarasehan bumi, budaya dan nawacita itu dilaksanakan di Kantor Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta di Jalan Cinambo No 136 Ujungberung Cisaranten Wetan Kota Bandung, Sabtu (30/3/2019).

                                  Sarasehan tersebut berkaitan dengan peringatan Hari Lahir Raden Dewi Sartika, sebagai salah seorang pejuang kebangsaan yang berasal dari Tanah Pasundan karena itu turut dilaksanakan sarasehan adat.

                                  Kegiatan ini didukung penuh oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jendral Kebudayaan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang.  Pada kesempatan itu turut menampilkan pagelaran seni, ketangkasan, olahkreatif, dan pameran.

                                  Bagian dari rurukan adat nabawadatala Umar mengatakan, ada hal yang menarik dari acara saresehan budaya ini, yaitu adanya peserta yang mengenalkan warisan budaya leluhur bangsa di bidang kesehatan tradisional empiris.

                                  "Mereka berasal dari perkumpulan gusmus raksa jasad (PGRJ)," kata Umar kepada galamedianews.com, Sabtu siang.

                                  Ia mengatakan, sarasehan yang dihadiri para tokoh masyarakat se-Jawa Barat Banten dan keluarga besar bumi budaya nawacita itu turut mengenalkan warisan budaya bangsa.

                                  Yaitu, berperan aktif membantu pemerintah dalam upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan dangan tehnik raksa jasad, raksa jiwa, kupra, racikan tanaman herbal dan tehnik lainnya.

                                  "Seiring dengan kegiatan saresehan budaya ini, PGRJ mengajak masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat, salah satunya dengan menjaga pikiran dan jiwa.  Dengan menjaga pikiran dan jiwa, akan melahirkan tubuh yang sehat," kata Umar.

                                  Umar juga menyampaikan bahwa dalam kesempatan tersebut pihaknya ingin masyarakat mengetahui bahwa Sunda memiliki kearifan lokal yang unggul di bidang tradisional empiris.

                                  "Di antaranya melalui pengobatan yang  ilmiah dan alamiah warisan nenek moyang.  Hal ini juga  telah diakui oleh Kementerian Kesehatan dan memiliki anggota kurang lebih 4.500 orang yang tersebar di Jawa Barat dan  tergabung dalam PGRJ," pungkasnya. (KS)*

                                  headline

                                  BPJS Ketenagakerjaan dan Dede Yusuf Serahkan Bantuan CSR, Tanggung Jawab Sosial Lingkungan

                                  BPJS Ketenagakerjaan dan Dede Yusuf Serahkan Bantuan CSR, Tanggung Jawab Sosial Lingkungan
                                  Daftar Isi Artikel


                                    FORKOWAS.COM, CIMAHI --- Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan sebagai mitra kerja Komisi IX DPR RI bekerja sama memberikan bantuan kepada 15 pengelola masjid jami di Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi, Sabtu (30/3/2019).

                                    Pemberian bantuan dalam program bantuan tanggung jawab sosial lingkungan BPJS Ketenagakerjaan itu dilaksanakan di Komplek Perumahan Bojong Malaka Indah Desa Malakasari Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung.

                                    Hadir pada kesempatan itu Ketua Komisi IX DPR RI H. Dede Yusuf Macan Effendi, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bandung Lodaya Alpian, S.E., M.M., Tenaga Ahli DPR RI Saeful Bachri dan penerima bantuan.

                                    Pada kesempatan itu, Dede Yusuf mengatakan dirinya membantu menyalurkan bantuan corporate social responsibility (CSR) dari BPJS Ketenagakerjaan.

                                    "BPJS Ketenagakerjaan ini merupakan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi para pekerja dengan sasaran para pekerja di Kabupaten Bandung, Kota Cimahi dan lain-lain," kata Dede Yusuf kepada wartawan di sela-sela kegiatan program bantuan tanggung jawab sosial lingkungan.
                                    Dede mengatakan, penyaluran bantuan CSR itu berdasarkan usulan atau permohonan dari belasan pengeloka masjid.

                                    "Bantuannya dalam bentuk barang. BPJS membeli barang, kemudian diserahkan kepada pengurus masjid," katanya.

                                    Dede pun turut mengapresiasi atas atensi BPJS Ketenagakerjaan yang sudah memberikan perhatian khusus  terhadap pengelola masjid dan yayasan.

                                    Ia mengatakan, BPJS Ketenagakerjaan memberikan bantuan ke masjid-masjid karena masjid merupakan tempat berkumpul, ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya. 

                                    Apalagi saat ini jelang Isra Mi'raj, bulan suci Ramadan, masjid membutuhkan sarana peribadatan.

                                    "Untuk itu, masjid sangat membutuhkan peralatan atau sarana untuk kegiatan keagamaaan masyarakat. Ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial keagamaan dari BPJS Ketenagakaerjaan," jelas Dede.

                                    Melalui kegiatan ini, Dede Yusuf mengatakan,  BPJS Ketenagakerjaan memiliki target sasaran perluasan kepesertaan dari kalangan para pekerja informal. Di antaranya dari para pekerja seni, pekerja usaha kecil menengah, atau pekerja lainnya.

                                    Ia pun menjelaskan tentang perbedaan BPJS Ketenagakerjaan dengan BPJS Kesehatan. BPJS Kesehatan menjamin kesehatan semua warga negara RI.
                                     "Sedangkan BPJS Ketenagakerjaan hanya menjamin yang kerja. BPJS Ketenagakerjaan menjamin saat pergi dan berangkat bekerja," katanya.

                                    Termasuk, kata Dede, pekerja di maajid bisa dilindungi BPJS Ketenagakerjaan.

                                    "Di antaranya muadzin, marbot dan pekerja lainnya, termasuk tukang membersihkan lantai dll. Termasuk BPJS Ketenagakerjaan menjamin wartawan," katanya.

                                    Ia mengatakan, awak media atau wartawan sangat rentan, karena setiap hari naik motor untuk pergi dan pulang liputan.

                                    "Wartawan harus mendapatkan jaminan tenaga kerja, karena belum tentu perusahaannya menjaminnya," ucapnya. 

                                    Ia pun berusaha untuk mendorong BPJS Ketenagakerjaan untuk masuk ke sektor informal, misalnya yang bekerja menjadi tukang cilok, batagor, sopir angkot, ojek dan pekerja informal lainnya.

                                    Ia juga menilai BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bagus untuk melindungi para pekerja. Misalnya, disaat para pekerja mengalami kecelakaan di pabrik dan tangannya luka luka atau masuk mesin sampai terputus bisa mendapatkan jaminan Rp 1 miliar.

                                    "Selama sakit dan belum bisa masuk kerja selama enam bulan pertama mendapat jaminan 100 persen dari upah kerja satu bulan pada setiap bulannya. Kemudian memasuki enam bulan kedua, mendapatkan 75 persen jaminan kerja dari upah kerja per bulannya. Memasuki enam bulan ketiga mendaoatkan 50 persen dari upah kerja yang diusulkan setiap bulannyam" jelasnya.

                                    Untuk diketahui, bantuan tersebut dalam bentuk gentibg, kayu, hebel, semen, speaker masjid, kipas angin, mesin pompa air, karoet, keseg, tangki air 500 liter, lemari buku, kursi guru, perlengkapan salat, pasir pasang dan bantuan lainnya. (KS) *
                                    headline

                                    Polsek Cibugel, Sampaikan Pesan Kamtibmas dalam Kerja Bakti

                                    Polsek Cibugel, Sampaikan Pesan Kamtibmas dalam Kerja Bakti
                                    Daftar Isi Artikel


                                      FORKOWAS.COM, CIBUGEL --- Sejumlah anggota Polsek Cibugel (Polres Sumedang), masyarakat termasuk jajaran ormas melakukan kegiatan kerja bakti, di Jalan Raya Cibugel Limbangan Blok Cilingga, Desa Jayamekar.

                                      Kerja bakti, dipimpin Kanit Binmas Bripka M. Wahid Nuryanto tersebuat, sekaligus menjadi ajang sosialisasi Kamtibmas.

                                      "Kerja bakti tersebut, membersihkan material  longsoran tanah yang sebagian menutup badan jalan pasca hujan," ucap Wahid, Sabtu (30/3/2019).

                                      Dikatakan, sebelumnya tanah yang menutupi sebagain badan jalan, cukup menghambat arus lalu lintas.

                                      "Kami menyampaikan kepada warga agar waspada terhadap bencana tanah longsor dan banjir mengingat padavsaat ini curah hjan yang cukup tinggi," ujarnya didampingi kades.

                                      Bukan hanya itu, berbagai program pemerintah seperti target Pemilu 2019 damai, ikut disosialisasikan. (DD)*
                                      headline

                                      7500 Pecinta Adventure Meriahkan Diesnatalis IPDN

                                      7500 Pecinta Adventure Meriahkan Diesnatalis IPDN
                                      Daftar Isi Artikel

                                        FORKOWAS.COM, JATINANGOR --- Sebanyak 7.500 pecinta adventure trai turut serta dalam memeriahkan rangkaian Diesnatalis ke 63 Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), hari ini (30/3/2019.
                                        Ribuan peserta itu tancap gas melintasi rintangan di Area Kaki Gunung Manglayang. Rektor IPDN Jatinangor, Prof. Dr. Murtir Jeddawi, SH., S.Sos., M.Si. mengatakan, kegiatan adventure trail Dies Natalis ke-63 IPDN diikutipeserta dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri dengan jarak tempuh lintasan sepanjang 60 KM di area kaki Gunung Manglayang.
                                        “Selain peserta dari Jawa Barat (Jabar), adventure trail ini diikuti oleh peserta dari Jawa Tengah (Jateng), Jawa Timur (Jatim), DKI Jakarta, Sumetara Selatan, Lampung dan daerah lainnya,” ujar Murtir.
                                        Panitia kegiatan sudah menyiapkan sejumlah hadiah bagi para peserta peraih juara yakni hadiah utama satu unit mobil, motor, sepeda dan hadiah menarik lainnya.
                                        “Meskipun baru beberapa kali digelar, di inisiasi oleh komunitas Leopard merupakan komunitas karyawan IPDN penyuka atau yang dengan hobi motor trail namun, kegiatan ini akan dijadikan agenda nasional tahunan IPDN juga sebagai ajang silaturahmi dengan masyarakat sekitar kampus IPDN Jatinangor dan berbagai daerah di Indonesia yang menyukai hobi adventure trail,” terangnya.
                                        Dalam kesempatan itu, terang Rektor, dirinya pun mengajak para offroader adventure trail untuk ikut menyukseskan pesta demokrasi Pemilu serentak yang akan digelar pada 17 April 2019 dengan menggunakan hak pilihnya tanpa harus golput. **
                                        headline

                                        Potensi DBD, Timses Gelar Fogging

                                        Potensi DBD, Timses Gelar Fogging
                                        Daftar Isi Artikel


                                          FORKOWAS.COM, JATINANGOR - Mengantisipasi wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) Tim Sukses Caleg DPRI dari Partai Nasdem, Muhammad Aaron Annar S melakukan fogging (pengasapan) di lingkungan RW 09 Dusun Cikeruh Lio Desa Cikeruh Kecamatan Jatinangor, kemarin. 

                                          Ketua Tim Sukses Caleg, Enang Kurniawan mengatakan pengasapan itu berdasarkan permintaan dari masyarakat sekitar. Sebab sudah ada tiga orang warga terjangkit DBD. Sehingga warga khawatir wabah DBD menyebar ke warga lain.

                                          "Sebenarnya warga sudah mengajukan ke Puskesmas, namun karena alatnya rusak, pihak RW menghubungi kami. Kebetulan di Tim ada mesin fogging, jadi sambil sosialisasi saja, toh ini sudah masuk masa kampanye," kata Enang yang juga warga Cikeruh tersebut. 

                                          Enang menambahkan, ada salam dari Kang Aa (Caleg DPR RI) bahwa jangan terpengaruh isu kampanye. Sebab yang kami lakukan semata mata karena kemanusiaan. Caleg Partai Nasdem Nomor urut 1, Dapil Sumedang Majalengka Subang (SMS) itu pun mengajak masyarakat untuk menjaga perilaku hidup bersih dan sehat. 

                                          "Sebenarnya yang paling ampuh itu adalah pembasmian sarang nyamuk (PSN), karena kalau fogging sifatnya membasmi nyamuk dewasa," katanya. 

                                          Sementara itu Ketua LPM Desa Cikeruh, Ucun membenarkan ada warganya yang terjangkit DBD, atas nama Azka (4) dan dua warga lainnya. Korban baru diketahui DBD setelah dibawa ke Rumah Sakit Bunda Harapan Cipacing. 

                                          "Sebetulnya kalau arahan dari Puskesmas Jatinangor belum terlalu berbahaya. Namun, warga tetap ingin difogging, makanya kami minta bantuan ke timses," katanya. 

                                          Encu pun mengajak masyarakat jangan terlalu panik. Sebab kejadian DBD ini belum termasuk kejadian luar biasa. Sebab ada tahap tahap tertentu jika ingin melakukan fogging. 

                                          "Yang terjangkit DBD di RT 02 RW 09. Namun karena takutnya kecemburuan sosial, jadi lima RT atau satu RW kita fogging. Warga masyarakat juga mengucapkan terima kasih kepada timses Pak Muhammad Aaron Annar atas bantuannya melakukan fogging di wilayah kami," tandasnya. (imn) 

                                          Home
                                          Tema